Deeptalk.co.id – Ada suatu teknik yang sedang popular saat ini, ’90 Minutes Work Block’. Kita akan bahas ini secara mendalam. Dan saya yakin setelah membaca artikel ini, kamu akan merasa lebih termotivasi dan semakin produktif.

Tahukah kamu bahwa peningkatan produktivitas bukanlah tentang berapa lama kita bekerja, tapi seberapa fokus kita selama bekerja? Keberhasilan tak selalu berasal dari kerja keras. Kadang kali, keberhasilan terletak pada bagaimana kita bekerja secara lebih pintar. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa bekerja terlalu lama tanpa istirahat justru bisa merusak kesehatan dan menurunkan produktivitas.

Singkatnya, fungsi utama dari ’90 Minutes Work Block’ adalah membantu kita bekerja secara efisien. Teknik ini menyarankan kita untuk fokus bekerja selama 90 menit. Kemudian istirahat selama 20 menit. Menurut penelitian psikologi, 90 menit adalah durasi optimal bagi otak manusia untuk fokus sebelum mulai merasa lelah.

90 Minutes Work Block

’90 Minutes Work Block’ berasal dari ritme alami tubuh kita yang dikenal sebagai ‘Ultradian Rhythm’. Dalam sehari, pola ini merepetisi siklus aktif dan istirahat sepanjang 90 sampai 120 menit. Inti dari teknik ini adalah bekerja selama satu siklus Ultradian (90 menit). Kemudian istirahat selama satu siklus pendek (sekitar 20 menit).

Yang membuat metode ini seru adalah, selama 90 menit itu, kamu benar-benar diajak untuk fokus penuh pada apa yang kamu kerjakan. Jadi lupakan gadgetmu. Hindari distraksi. Pada waktu 90 menit ini, kamu benar-benar fokus dalam pekerjaanmu. Kemudian, selama 20 menit berikutnya, kamu benar-benar istirahat. Kamu bisa hanya berdiri dan berjalan-jalan santai, ngemil, atau apa pun yang bisa membantu otakmu untuk rileks dan refresh.

Teknik ’90 Minutes Work Block’ ini memungkinkan kita untuk bekerja secara intens dan memiliki kesempatan untuk istirahat yang cukup. Sehingga bisa mempertahankan energi sepanjang hari. Kedengarannya cukup menarik, bukan?

Penerapan Teknik 90 Minutes Work Block

Sebelumnya kita sudah membahas secara teoritik mengenai ’90 Minutes Work Block’. Maka untuk lebih memahami cara mempraktikannya, kitab isa melihat beberapa contoh penerapannya juga. Jika percobaan pertama kamu masih sulit melakukannya, itu adalah hal wajar. Jadi cobalah untuk fokus pada 90 menit pertama untuk menyelesaikan tugas hari ini.

Sebenarnya, ’90 Minutes Work Block’ sangat cocok untuk siapa saja.  Khususnya bagi kamu yang sedang kesulitan mengatur waktu dalam mengerjakan tugas yang menumpuk dan beragam. Tapi kali ini, akan dibahas contoh penerapan ’90 Minutes Work Block’ di kalangan mahasiswa.

Misalkan kamu adalah seorang mahasiswa dan kamu memiliki tugas besar yang harus selesai. Tugas tersebut adalah membuat sebuah esai 20 halaman tentang ekonomi. Berikut adalah cara kamu bisa menggunakan teknik ’90 Minutes Work Block’ untuk menyelesaikan tugas tersebut:

Blok 1 (08.00 – 09.30)

  • Kamu melakukan penelitian dan membaca tentang topik tersebut secara mendalam. Ini bisa mencakup membaca buku, artikel, atau menonton video pendidikan. Intinya adalah mendapatkan pemahaman yang kuat tentang materi.

Istirahat 1 (09.30 – 09.50)

  • Kamu beristirahat, mungkin dengan minum minuman kesukaanmu, berjalan-jalan sebentar di luar ruangan atau melakukan sesuatu yang membuatmu rileks.

Blok 2 (09.50 – 11.20)

  • Kamu mulai membuat outline atau kerangka untuk esai. Ini mencakup penentuan pokok-pokok bahasan dan sub-poin yang akan kamu tulis di esai tersebut.

Istirahat 2 (11.20 – 11.40)

  • Kamu beristirahat. Mungkin dengan ngemil, mendengarkan musik, atau sekadar meregangkan ototmu.

Blok 3 (11.40 – 13.10)

  • Kamu mulai menuliskan bagian pertama dari esai kamu berdasarkan outline yang telah dibuat. Fokus pada komposisi kalimat dan penulisan esai.

Sekarang, kamu telah berhasil menyelesaikan setengah dari pekerjaanmu. Dan siap meneruskan pekerjaan setelah istirahat makan siang. Selanjutnya kamu akan melakukan kegiatan-kegiatan lain yang mungkin kamu perlukan.

Dengan metode ’90 Minutes Work Block’, pekerjaan tampak menjadi lebih teratur. Sehingga bisa diatur sesuai dengan ritme kerja otak kita. Begitu kamu mulai menerapkannya, kamu akan menemukan bahwa kamu bisa bekerja dengan lebih efisien dan produktif.

Jadi, Apakah Teknik  ’90 Minutes Work Block’ Sesuai Dengan Dirimu?

Di zaman sekarang ini, di mana kita terus menerus dikejar oleh tenggat waktu dan produktivitas. Maka kemampuan mengatur waktu kerja dan istirahat akan sangat bermanfaat dalam meningkatakan produktivitas kita. Teknik ’90 Minutes Work Block’ ini bisa menjadi alat yang amat berharga di tangan kita. Karena kita bisa memberikan metode kerja yang terstruktur, seimbang dan hasil yang optimal.

Kuncinya adalah mencoba dan melihat bagaimana metode ini bekerja untuk kamu. Ingat, tidak ada satu pun metode yang cocok untuk semua orang. Jadi, jika 90 menit terlalu lama, kamu bisa memulai dengan blok 25 menit seperti teknik Pomodoro. Atau mencoba blok waktu lain yang lebih sesuai.

Singkatnya, ’90 minutes Work Block’ menganjurkan kita untuk bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras. Tidak ada yang bisa menjamin kesuksesan, tapi setidaknya kita telah memberikan usaha terbaik kita. Selamat mencoba!

Baca juga : Teknik Mengatasi Menunda-Nunda Pekerjaan dengan Metode Pomodoro

Denounce with righteous indignation and dislike men who are beguiled and demoralized by the charms pleasure moment so blinded desire that they cannot foresee the pain and trouble.
0

No products in the cart.