Deeptalk.co.id – Depresi merupakan salah satu jenis gangguan mental yang cukup sering kita dengar. Depresi juga cukup sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, misalnya depresi akibat tekanan pekerjaan yang berlebih, kebutuhan finansial yang tidak tercukupi, dan masih banyak lagi. Namun kebanyak dari itu, depresi yang sering kita jumpai ada pada orang dewasa. Tanpa kita sadari, depresi bisa dialami oleh segala tingkat usia. Misalnya pada remaja.

Pada kenyataannya, remaja sangat rentan terhadap depresi. Berdasarkan data Riskesdas pada tahun 2018, sebanyak 5% remaja dan anak sekolah di Jawa Timur mengalami depresi. Dengan demikian, depresi pada remaja bukan hal yang bisa diabaikan begitu saja. Terlebih lagi jika kita mengingat remaja-remaja inilah yang nantinya akan berperan penting bagi kehidupan bangsa di masa yang akan datang.

Artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai depresi, khususnya dalam lingkup remaja. Sebelum kita masuk pada topik pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa kondisi seperti yang dipaparkan dalam artikel ini, segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu akan mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.

Pengertian Depresi

Pengertian Depresi (Freepik)

Depresi adalah salah satu gangguan mental yang ditandai dengan adanya rasa sedih yang mendalam dan berkelanjutan. Dalam banyak kasus, penderita depresi bahkan kehilangan minat untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Mereka banyak menghabiskan waktu dengan tidur dan menarik diri dalam kesendirian. Tidak jarang juga mereka melewatkan kegiatan rutin seperti makan dan mandi. Tentu tindakan tersebut tidak hanya berdampak terhadap kondisi mental, namun juga berdampak terhadap kondisi fisiknya.

Masa remaja adalah masa eksplorasi. Pada masa tersebut individu akan mulai menjelajahi dunia lebih jauh. Remaja membangun pertemanan satu sama lain, menikmati dunia pendidikan, dan masih banyak lagi. Kondisi depresi pada remaja tentu akan menghambat aktivitas sosialnya tersebut. Selain itu, depresi pada remaja juga akan menjadikan mereka sebagai sosok yang tidak menyenangkan. Mereka terselimuti akan kesedihan dan emosi-emosi negatif lainnya. Maka beberapa dari mereka justru memiliki pertemanan yang sempit.

Namun perlu diketahui bahwa depresi tidak hanya sekedar rasa sedih. Kesedihan merupakan hal normal yang bisa dirasakan oleh siapa saja walau dengan kondisi mental yang stabil. Walaupun depresi di dalamnya juga terdapat kesedihan, namun kesedihan penderita depresi berlangsung lebih lama dan lebih mendalam.

Baca juga: Tips Memaksimalkan Kecerdasan Anak yang Menderita Disleksia

Penyebab Depresi Pada Remaja

Penyebab Depresi Pada Remaja (Freepik)

Penyebab utama depresi pada remaja sebenarnya belum diketahui hingga saat ini. Meski demikian, banyak faktor yang dipercaya bisa memicu depresi pada remaja. Adapun faktor-faktor yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Genetik, artinya remaja yang memiliki riwayat keluarga dengan depresi atau gangguan suasana hati lainnya.
  • Faktor psikologis, misalnya adanya perasaan tidak berharga, tidak mendapatkan pertolongan, hingga kehilangan harapan.
  • Faktor biologis, misalnya kekurangan monoamine neurotransmitters, gangguan ritme biologis, peningkatan hormon pertumbuhan yang berlebih, atau adanya gangguan tiroid.
  • Faktor sosial, misalnya remaja yang tinggal di medan perang, memiliki keluarga yang tidak harmonis, menjadi korban perundungan, meninggalnya orang yang disayang, dan masih banyak lagi.

Gejala Depresi Pada Remaja

Gejala Depresi Pada Remaja (Freepik)

Untuk dapat memastikan apakah remaja benar-benar mengalami depresi atau tidak tentu memerlukan pemeriksaan mendalam oleh psikolog atau psikiater. Hal ini penting untuk menghindari kesalahan diagnosis dan penanganan. Namun, sebagai langkah awal untuk menyadari adanya kemungkinan depresi pada remaja, kita bisa melihat dari beberapa gejala berikut:

Perubahan emosi

Gejala pertama dapat dilihat dari perubahan emosi yang cukup signifikan. Misalnya remaja menjadi lebih sering terlihat sedih dari biasanya, tampak putus asa dan frustasi, mudah tersinggung, merasa tidak berguna, hingga hilangnya minat terhadap hal-hal yang disukai.

Masalah perilaku

Gejala kedua dapat dilihat dari perilaku-perilaku tidak biasanya yang umumnya mengarah ke hal-hal negatif. Misalnya remaja akan sulit diajak bekerjasama, tidak ingin berbaur dengan teman sebaya, sebisa mungkin untuk tidak bersekolah, menghindari interaksi sosial, hingga penyalahgunaan narkoba dan alkohol.

Masalah fisik

Gejala ketiga dapat dilihat dari timbulnya berbagai masalah pada fisik remaja yang mengalami depresi. Misalnya sering mengalami sakit perut, penurunan nafsu makan, kehilangan berat badan, muda sakit, dan lain sebagainya.

Masalah kognitif

Gejala keempat bisa dilihat dari timbulnya berbagai masalah kognitif pada remaja yang mengalami depresi. Masalah kognitif dalam hal ini bisa berupa susah fokus, mengalami kendala dalam mengerjakan tugas, mengalami penurunan prestasi akademik, hingga kesulitan dalam pengambilan keputusan yang tepat.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai kondisi depresi pada remaja. Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa gejala diatas, maka jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater untuk memastikan kondisi mentalmu.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Gangguan Suasana Hati Pada Remaja

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

📱Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
📱Training & Outbound : 0811-1075-456
📱Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
📱EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Denounce with righteous indignation and dislike men who are beguiled and demoralized by the charms pleasure moment so blinded desire that they cannot foresee the pain and trouble.
0

No products in the cart.