Deeptalk.co.id – Usia remaja adalah usia peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Artinya, remaja belum memiliki mental sekokoh orang dewasa, namun mereka sudah harus meninggalkan kehidupan masa kanak-kanak. Hal semacam itu tentu tidak mudah bagi sebagian besar manusia.

Remaja akan melalui banyak sekali perubahan, baik itu secara fisik, aktivitas, dan lain sebagainya. Tidak sedikit remaja yang mengalami kesulitan akan perubahan-perubahan tersebut. Pada akhirnya, beberapa dari mereka mengalami berbagai macam masalah kesehatan fisik dan mental.

Salah satu masalah kesehatan mental yang mungkin saja dialami remaja adalah gangguan kepribadian paranoid. Gangguan yang satu ini umumnya muncul pada anak-anak dan orang dewasa. Selain itu, gangguan kepribadian paranoid juga lebih sering dialami laki-laki daripada perempuan.

Lalu, seperti apa gangguan kepribadian paranoid pada remaja? Untuk mencari tahu akan hal tersebut, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai gangguan kepribadian paranoid pada remaja.

Sebelum kita masuk pada topik pembahasan utamanya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa kondisi seperti yang dipaparkan dalam artikel ini, segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu akan mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.

Pengertian Gangguan Kepribadian Paranoid

Pengertian Gangguan Kepribadian Paranoid (Freepik)

Gangguan kepribadian paranoid adalah masalah kesehatan mental yang mempengaruhi pola pikir dan perilaku individu. Seseorang dengan gangguan kepribadian yang satu ini cenderung menyimpan kecurigaan atau rasa tidak percaya terhadap orang lain.

Penderita gangguan kepribadian paranoid beranggapan bahwa orang lain memiliki niat jahat, hendak menyakiti, menipu, atau memanfaatkan dirinya. Hal inilah yang membuat mereka selalu waspada kepada orang lain, termasuk orang-orang terdekatnya.

Rasa curiga terhadap orang lain yang dimiliki oleh penderita gangguan kepribadian paranoid sering kali membuat mereka menjadi pribadi yang tertutup. Mereka enggan bercerita atau menjadi lebih dekat secara personal dengan orang lain. Pasalnya, tindakan semacam itu dianggap mengancam keselamatan dirinya. Dengan demikian penderita gangguan kepribadian paranoid cenderung mengalami masalah dalam kehidupan sosialnya. Tentu saja hal tersebut akan sangat menghambat para remaja untuk memasuki fase dewasa.

Baca juga: Klasifikasi Gangguan Kepribadian Pada Remaja

Penyebab Gangguan Kepribadian Paranoid Pada Remaja

Penyebab Gangguan Kepribadian Paranoid Pada Remaja (Freepik)

Sayangnya hingga saat ini belum bisa dipastikan penyebab utama gangguan paranoid pada remaja. Meski demikian, banyak ahli sependapat bahwa kondisi tersebut bisa dipicu oleh beberapa faktor, misalnya:

  • Faktor genetik, artinya remaja yang memiliki keluarga dengan riwayat gangguan kepribadian paranoid akan berpotensi mengalami kondisi serupa.
  • Mengalami malnutrisi, baik itu selama berada di dalam kandungan atau dalam proses perkembangannya.
  • Trauma, yaitu remaja yang pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan, seperti menjadi korban perundungan, mengalami kekerasan fisik atau emosional, korban pelecehan seksual, kehilangan orang terdekat, dan masih banyak lagi.
  • Penyalahgunaan NAPZA dan mengkonsumsi alkohol secara berlebihan, dalam konteks yang satu ini biasanya berhubungan dengan kenakalan remaja atau pergaulan bebas.

Gejala Gangguan Kepribadian Paranoid Pada Remaja

Gejala Gangguan Kepribadian Paranoid Pada Remaja (Freepik)

Pada dasarnya untuk bisa memastikan apakah remaja benar-benar mengalami gangguan kepribadian paranoid atau tidak adalah dengan melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada psikolog atau psikiater. Hal ini penting untuk meminimalisir kesalahan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat.

Meski demikian, sebagai langkah awal untuk mengetahui adanya kemungkinan gangguan kepribadian paranoid pada remaja, kita bisa melihat dari beberapa gejala berikut:

  • Selalu menaruh curiga berlebih kepada teman, keluarga, guru, atau orang yang baru saja dikenalnya. Misalnya menganggap guru yang peduli akan kondisi sebagai formalitas guru dan murid saja.
  • Memiliki pikiran bahwa dirinya akan dimanfaatkan oleh orang-orang disekitarnya, termasuk saat berada di lingkungan sekolah. Misalnya menganggap teman sekelas ingin mencuri tugasnya.
  • Umumnya tidak memiliki sahabat atau teman dekat. Walaupun ada, remaja dengan gangguan kepribadian paranoid tidak akan mengungkapkan informasi pribadi, karena rasa takut akan dikhianati atau dimanfaatkan.
  • Terlalu sensitif akan kritikan, walaupun kritikan yang diberikan untuk membantu dirinya menjadi lebih baik. Penderita akan melihat hal tersebut sebagai upaya menjatuhkan atau melukai dirinya.
  • Cenderung keras kepala dan menantang setiap argumen yang ditujukan kepadanya.
  • Mengalami kesulitan jika harus mengerjakan tugas secara kelompok. Pasalnya, mereka tidak bisa bekerja sama dan mempercayai orang lain yang masih dalam satu kelompok dengannya.
  • Sulit memaafkan kesalahan orang lain dan cenderung pendendam.
  • Selalu mengartikan isyarat-isyarat orang lain sebagai hal yang negatif. Misalnya melihat orang lain sedang berbisik, mereka menganggap orang tersebut sedang menggosip tentang dirinya.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai kondisi remaja dengan gangguan kepribadian paranoid. Sayangnya, remaja dengan gangguan yang satu ini cukup jarang mencari pertolongan. Maka dari itu, bantuan dan support dari orang-orang terdekat adalah hal yang sangat penting.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga: Mengenal Ciri-Ciri Gangguan Kepribadian Pada Remaja

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

📱Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
📱Training & Outbound : 0811-1075-456
📱Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
📱EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Denounce with righteous indignation and dislike men who are beguiled and demoralized by the charms pleasure moment so blinded desire that they cannot foresee the pain and trouble.
0

No products in the cart.